Karena semenjak smu, enggan lagi bersangkut paut dengan bahasa inggris, akhirnya lidah dan bibir jadi Javanese version. It doesn’t matter. But, beberapa waktu yang lalu karena pesona tugas dan kewibawanku ini, ditunjuklah aku menjadi trainer bantuan untuk njelasin ke orang awam mengenahi Wordpress.

Ketika menyebutkan kata WRITE… aku menyebutkan dengan polosnya wwwrite… padahal menurut kaidah om JFR (guru bahasa asing skarng) seharusnya di ucapkan rite saja (dengan konsonan W menyesap).

Alhasil Budi Pasadena yang terkenal idealis ini mau tak mau belajar English tersebut.

Semoga hasilnya gemah ripah loh jinawi… (at least aku ga keliru nulis break menjadi BREACK).